CHAT Via WhatsApp
diposkan pada : 05-05-2022 07:50:11

Dilihat : kali

 Kantor Staf Presiden (KSP) menyebut harga minyak goreng curah di pasar yang dihimpun per 2 Mei sudah berada di bawah Rp 20 ribu per liter. Penurunan harga disebut terjadi karena larangan ekspor minyak goreng dan bahan bakunya oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi, walaupun diakui belum terjadi signifikan.

"Trennya melandai dan cenderung turun," kata Deputi III KSP Panutan Sulendrakusuma dalam keterangan tertulis, Rabu, 4 Mei 2022.

Sebelumnya, larangan ekspor diberlakukan mulai Kamis, 28 April 2022. Dengan kebijakan ini, Jokowi yakin kebutuhan minyak goreng dalam negeri bakal bisa terpenuhi.

"Masih ada sisa kapasitas yang sangat besar. Jika kita semua mau dan punya niat untuk memenuhi rakyat sebagai prioritas, dengan mudah kebutuhan dalam negeri dapat dicukupi," kata Jokowi, pada Rabu, 27 April 2022.

Kebijakan larangan ekspor ini kemudian tertuang di Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 22 Tahun 2022.

Panutan menyebut efektifitas larangan ekspor terhadap kestabilan harga minyak goreng di pasar memang masih butuh waktu. Sebab, larangan masih berjalan satu minggu. "Masih butuh waktu untuk melihat outcome-nya," kata dia.

Di sisi lain, Panutan memastikan pihaknya juga mengantisipasi dampak negatif terhadap petani. Antisipasi dilakukan dengan evaluasi di pusat sampai daerah.

Panutan juga melaporkan, pada 29 April, KSP juga sudah bertemu Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, dan Satgas Pangan. Pertemuan menyepakati beberapa hal, di antaranya indikator keberhasilan kebijakan larangan ekspor, hingga target jumlah pasar yang akan dipantau.

Lalu, pertemuan juga menyepati penguatan aplikasi Sistem Informasi Minyak Goreng Curah (SIMIRAH). Berikutnya, rencana kebijakan penanggulangan pelemahan harga tandan buah segara kelapa sawit, sampai strategi pengendalian harga mnyak goreng ke depan.

Toko Sembako Minyak Goreng Curah Terdekat di Cingambul

Posting by Admin

Toko Sembako Minyak Goreng Curah Terdekat di Cingambul Pada akhir 2019 di Kota Wuhan-Cina telah terdeteksi adanya virus versi baru yang dinamakan COVID-19 dan sudah merembet ke seluruh dunia yang menjadikan jutaan orang yang terkena virus tersebut dan menjadikan kematian. Dengan adanya COVID-19 sangat berdampak pada bidang perekonomian sehingga banyak pedagang baik di mall-mall hingga ke toko-toko tradisio



59 Kali